Berbisik angin menyapa jendela,
lirih ….. namun cukup buatku terbangun.
amboi begitu harum desahmu menyentuh nafasku.
kabar apa yang kau bawa dari jauh sana
cepat kau katakan, sebelum kesabaranku habis.
Kau telah putuskan mimpiku,
dan kau mesti gantikan itu dengan beritamu.

Apa….? Aku sudah tahu itu.
Bahwa tujuhbelas hari lagi tahun kan berakhir.
bukan….bukan, bukan berakhir,
hanya ada perubahan angka,
seperti …………..juga ,
nan pernah terjadi tahun nan lalu.

suatu malam di empatbelas des dua ribu sepuluh.