Posts tagged ‘pantun jenaka’

Pantun jenaka bernomor urut 006

Pantun Jenaka no.urut 005

Pantun Jenaka nomer urut 004

Pantun bulan Puasa – 10

Pantun bulan Puasa – 9

Pantun jenaka 002

Suara tokek sahut-sahutan
Buah kuini, manis rasanya
Kakek gaek cari hiburan
Dijebak bini, masuk penjara
(Udah baca beritanya?)

Jeruk purut sudah dibeli
Diatas piring meletakkannya
Ditekan perut menahan geli
Melihat kucing dan anjing asik berdansa.
(Emangnya bisa…?)

Sudah lama tidak ke Solo
Bengawan nya terkenal siapa pun tahu.
Sejak lama tetaplah jomblo
Kelakuannya nakal siapa yang mau.
(jadi kupu-kupu malam aja kali yee…)

Ini pantun pantun jenaka
sebagai pelipur hati nan lara
saatnya ampun yang kami pinta
pamit undur untuk sementara
(sampai dilain kesempatan.)

PANTUN


Pantun pembuka

Pulang melancong dari kota Medan

Memborong markisah janganlah hancur

Kucoba sudah semua kemampuan

Berharap pengunjung dapat terhibur.

Makan rendang dengan ketupat

Rendangnya enak nikmat kudapat

Kusiapkan blog tempat berbuat

Agar otakku tidaklah tumpat.

Pantun jenaka 1

Semenjak babi menebar derita

Anti virus pun terus diteliti

Sejak Myabi jadi berita

Produk mie instan banyak dicari

(apa hubungannya…?)

Kucing kurus tak makan papan

Papan disusun timpa-timpaan

Badan kurus bukan tak makan

bermain game on line terus-terusan

(jaga kesehatan….gan)

Jalan ke gunung banyak tikungan

Jalan yang lurus banyak di desa

Kalau jaksa – kpk terus tuding-tudingan

Terlupalah si tikus pembuat dosa.

( kus, kerat terus…huss!)

Pantun Nasihat 1

Jalan pagi memanglah sehat

Apalagi kalau dapat kontinyu

Olahraga buat kita kuat

Kearah sukses kita menuju.

Indonesia alamnya indah

Banyak wisatawan inginkan singgah

Sejak awal mulailah berbenah

Agar jangan menjadi lengah.

Gempa beruntun sering terjadi

Timbulkan derita di sana-sini

Mari tafakkur merenungi diri

Minta perlindungan pada Illahi.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.